MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Erlina, memanen hasil pertanian dari petani mandiri di Parit Haji Hasan, Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat, Selasa (17/6). Didampingi Forkopimcam Jongkat, Bupati Erlina secara langsung memetik semangka jenis Mardy, meninjau kebun cabai, serta melihat kolam ikan nila milik petani lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Erlina menyoroti pentingnya pengembangan komoditas hortikultura, khususnya cabai dan semangka, yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam pengendalian inflasi daerah.
“Cabai dan semangka merupakan komoditas strategis nasional. Harganya yang fluktuatif bisa berdampak langsung terhadap inflasi, sehingga perlu dikelola dengan serius,” ujar Erlina.
Ia menambahkan bahwa semangka tidak hanya digemari masyarakat sebagai buah konsumsi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai komoditas ekspor yang bisa mendorong perekonomian desa.
“Panen hari ini bukan hanya soal hasil, tapi tentang peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Pangan yang cukup, terjangkau, dan berkualitas menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Mempawah, kata Erlina, terus berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pangan, khususnya komoditas yang berpengaruh langsung terhadap inflasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong masyarakat dan petani untuk meningkatkan produksi tanaman hortikultura, terutama cabai.
Bupati Erlina juga mengapresiasi semangat petani di Desa Sungai Nipah yang telah memanfaatkan lahan dengan produktif.
“Saya bangga melihat semangat petani di sini. Semoga hasil panen ini mampu meningkatkan kesejahteraan petani, mendukung upaya pengendalian inflasi daerah, dan mewujudkan swasembada pangan sebagaimana harapan Presiden,” tutupnya.


