PONTIANAK – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menghadiri kegiatan Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Aula Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (19/6). Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi dan berbagi praktik terbaik antar kabupaten/kota se-Kalimantan Barat dalam upaya menurunkan angka stunting.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam forum tersebut yakni Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah, Rosnilawati, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, PPKB, David Sianipar, serta Kabid Sosial Budaya Bappeda Mempawah, Rusdiana.
Dalam pemaparannya, Juli Suryadi menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah telah melaksanakan delapan aksi konvergensi sebagai upaya terpadu untuk mempercepat penurunan stunting. Aksi-aksi tersebut antara lain meliputi analisis situasi, perencanaan kegiatan, rembuk stunting, regulasi bupati, pembinaan kepada pelaku dan pemerintah desa, penguatan sistem data, pengukuran dan publikasi data, serta evaluasi tahunan.
“Delapan aksi konvergensi ini bukan hanya sebagai formalitas, tapi merupakan langkah nyata yang melibatkan lintas sektor dalam menurunkan stunting secara sistematis dan terukur,” ujar Juli.
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan dasar secara terpadu dan tepat sasaran.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bappeda Provinsi Kalbar ini bertujuan menilai sejauh mana efektivitas pelaksanaan program konvergensi stunting di daerah, sekaligus menjadi wadah bertukar pengalaman antar pemda dalam merumuskan strategi yang lebih baik, menyeluruh, dan berkelanjutan dalam menangani permasalahan stunting.
“Pemkab Mempawah sendiri berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, dengan berbagai pihak guna mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting di masa depan,” pungkas dia.


