MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, secara resmi membuka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang dirangkai dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X PKK Kabupaten Mempawah, Rabu (30/7/2025), bertempat di Gedung Mempawah Convention Center (MCC).
Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah Rosnilawati Juli Suryadi, para camat, organisasi perempuan, serta pengurus PKK dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan penghargaan atas kontribusi aktif PKK yang dinilainya menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan berbasis keluarga. Ia menekankan bahwa keberadaan PKK tidak sekadar sebagai organisasi sosial, tetapi telah menjelma menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program prioritas.
“Peran PKK sangat vital, mulai dari percepatan penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan ekstrem, hingga penguatan ketahanan keluarga dan transformasi digital di tingkat akar rumput,” ujar Juli.
Ia menambahkan, Pemkab Mempawah berkomitmen mendukung sepenuhnya penguatan gerakan PKK, yang dinilai selaras dengan arah pembangunan sumber daya manusia dan tujuan besar Asta Cita yang dicanangkan pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah, Rosnilawati Juli Suryadi, yang membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, menyoroti perjalanan panjang organisasi yang awalnya tumbuh dari seminar “Home Economics” pada 1957, dan secara resmi menjadi Gerakan Nasional pada tahun 1972.
“Hingga kini, PKK dikenal sebagai organisasi yang paling masif dalam menjangkau masyarakat serta memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan di level keluarga,” jelasnya.
Rosnilawati menyebutkan, tema peringatan HKG PKK ke-53 tahun ini, “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” mengajak seluruh kader untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.
Menurutnya, PKK mampu berperan aktif dalam setidaknya lima dari delapan Asta Cita, di antaranya memperkokoh ideologi Pancasila, mendorong swasembada pangan dan kemandirian bangsa, mengembangkan kewirausahaan dan industri kreatif, serta memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, dan pembangunan berbasis desa.
“Dengan menggerakkan potensi keluarga secara maksimal melalui 10 Program Pokok PKK, kami optimis dapat menciptakan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan menjadi fondasi kuat menuju Indonesia yang berdaulat dan berkelanjutan,” tutupnya.


