Wakil Ketua DPRD Mempawah Darwis Harafat sebut santri berperan penting di era modern, lahirkan generasi religius dan berprestasi, termasuk juara MTQ tujuh kali.
MEMPAWAH – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Darwis Harafat, menegaskan bahwa santri memiliki peran besar dalam membentuk generasi muda yang religius, berilmu, dan berprestasi di era modern saat ini.
Menurutnya, santri bukan hanya pelajar agama, tetapi juga agen perubahan yang mampu menjaga nilai moral di tengah derasnya arus teknologi dan globalisasi.
“Santri kini tampil sebagai generasi yang adaptif terhadap kemajuan zaman tanpa meninggalkan akhlak dan nilai-nilai keislaman,” ujar Darwis Harafat dalam peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Mempawah, Rabu (22/10/2025).
Darwis menjelaskan, peran santri kini semakin luas. Mereka hadir di berbagai bidang kehidupan, dari pendidikan, sosial, hingga teknologi, dengan membawa semangat religius dan cinta tanah air.
“Santri adalah benteng moral bangsa. Mereka bukan hanya belajar agama, tetapi juga menanamkan etika dan tanggung jawab sosial,” tambahnya.
Menurut Darwis, nilai kejujuran, kesederhanaan, dan disiplin yang melekat pada santri menjadi karakter penting dalam membangun bangsa yang beradab.
Selain menjadi penjaga moral, Darwis juga menyoroti banyaknya santri yang berprestasi dan membawa nama harum Kabupaten Mempawah di berbagai ajang, khususnya di bidang keagamaan.
“Santri Mempawah telah membuktikan kualitasnya. Kontingen Mempawah berhasil meraih juara umum tujuh kali berturut-turut dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Ini kebanggaan luar biasa bagi daerah kita,” ungkapnya.
Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa santri bukan hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga unggul dalam kompetisi dan prestasi tingkat daerah maupun provinsi.
Darwis berharap, peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat.
“Sudah saatnya kita bersama-sama memperkuat peran pesantren dalam melahirkan generasi unggul yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia,” tutup Darwis Harafat.


