KUBURAYA — Komitmen Kalbar untuk melindungi anak-anak dari penyakit makin mantap! Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Barat, Dr. Hj. Erlina, SH., MH., resmi menyandang gelar Duta Imunisasi Kalbar dari Kementerian Kesehatan RI.
Penobatan dilakukan langsung oleh Direktur Imunisasi Kemenkes, dr. Prima Yosephine, M.K.M., dalam acara bertajuk Penguatan Program Imunisasi Berdampak Strategis di Ballroom Hotel Dangau, Kubu Raya.
Bagi Erlina, ini bukan sekadar gelar, tapi amanah yang siap dijalankan dengan sepenuh hati.
“Imunisasi bukan cuma tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. PKK siap turun ke lapangan, dari rumah ke rumah,” ujar Erlina dengan penuh semangat.
Sebagai organisasi dengan jaringan hingga tingkat RT, PKK dinilai jadi kunci utama untuk mengedukasi masyarakat, terutama di daerah dengan cakupan imunisasi yang masih rendah. Erlina pun menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor: kader, tokoh masyarakat, dan keluarga harus bersatu.
“Kalau PKK aktif, masyarakat makin paham, kepercayaan terhadap vaksin pun tumbuh. Itu yang kita kejar,” tambahnya.
Tapi tak hanya soal penyuluhan, Erlina juga menyoroti tantangan besar di era digital: hoaks soal vaksin. Ia mengingatkan bahwa informasi keliru bisa sangat merusak dan harus dilawan dengan edukasi yang benar dan berkelanjutan.
“Kita harus jadi sumber informasi yang terpercaya. Jangan biarkan hoaks merusak kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Erlina mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan menjaga masa depan anak-anak Kalbar.
“Anak-anak adalah anugerah. Imunisasi adalah perlindungan terbaik yang bisa kita berikan. Yuk, kita bergerak bersama wujudkan Kalbar yang sehat dan kuat!,” pungkasnya.


