SADANIANG – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan oleh warga Dusun Pak Nungkat, Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah. Pada Minggu, (25/5), mereka bergotong royong membangun rumah baru milik Yanto, salah satu warga yang tinggal di rumah tak layak huni.

Aksi solidaritas ini merupakan bagian dari program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Baznas Kabupaten Mempawah, yang memberikan dana sebesar 15 juta rupiah. Dana tersebut dimanfaatkan untuk merobohkan rumah lama berukuran 4×6 meter dan membangun rumah baru yang lebih layak dan luas, yakni 6×6 meter, dengan dapur dan kamar mandi yang dimaksimalkan.

Alek Candra, tokoh pemuda yang memimpin kegiatan ini, mengapresiasi antusiasme masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat. Semangat gotong royong warga Dusun Pak Nungkat menjadi contoh nyata kepedulian terhadap sesama.

“Alhamdulillah, gotong royong berjalan lancar. Terima kasih kepada semua warga yang sudah ikut membantu. Ini bukti kekompakan kita,” ujarnya.

Gotong royong dilaksanakan dua kali dalam sepekan, setiap hari Jumat dan Minggu. Proses pembangunan ditargetkan selesai dalam dua bulan, sesuai ketentuan dari Baznas.

“Pembangunan sudah kita perhitungkan, dan kami yakin akan selesai sesuai dengan target yang diberikan Baznas,” ungkapnya.

Sementara itu, Yanto, pemilik rumah, merasa sangat bersyukur atas bantuan dan kerja sama warga. Karena dengan adanya bantuan ini, dirinya dapat segera menyelesaikan tempat tinggalnya, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang disampaikan Baznas.

“Kalau tidak dibantu kawan-kawan, saya tak tahu harus mulai dari mana,” ucapnya dengan haru.