MEMPAWAH – Menjelang perayaan hari raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, menjadi momen meraup rezeki bagi juru parkir di Kota Sungai Pinyuh. Seperti yang dirasakan Rizki, salah seorang juru parkir yang mengaku mendapat omset hingga 300 persen karena melonjaknya jumlah kendaraan bermotor.

“Warga yang merayakan Natal dan Tahun Baru banyak berbelanja di pasar Sungai Pinyuh, makanya jumlah kendaraan yang parkir pun bertambah banyak, apalagi menjelang hari H perayaan,” kata dia.

Dalam penentuan tarif, dia mengaku bahwa sebagian besar pengendara membayar dengan biaya Rp 1000. Namun ada juga pengendara yang membayar dengan tarif Rp 2000.

“Untuk tarif kita tidak memaksa, tapi kalau ditanya kita bilang dua ribu, kalaupun langsung dibayar seribu, kita juga terima,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang parkir, pria yang sudah belasan tahun menjadi juru parkir tersebut mengaku dirinya dibantu oleh sang ayah. Sebab apabila dilakukan sendirian, dirinya tidak mampu memparkirkan kendaraan warga yang berbelanja.

“Takutnya kalau sendiri tidak tertangani dengan baik, karena biasanya membantu kendaraan orang keluar, eh sudah ada yang datang lagi, makanya harus ada yang bantu,” ucap dia.