MEMPAWAH – Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Mempawah melaksanakan audiensi bersama Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Mempawah. Pertemuan yang berlangsung di ruang Fraksi PKB ini membahas sejumlah agenda penting yang menjadi perhatian bersama dalam pembangunan generasi muda dan pendidikan keagamaan di daerah.
Audiensi ini menjadi awal sinergi yang lebih luas antara IPNU dan Fraksi PKB Mempawah dalam membangun Mempawah yang religius, sehat, dan berdaya saing melalui pemberdayaan pelajar dan pendidikan berbasis keislaman.
Dalam audiensi tersebut, IPNU Mempawah menegaskan komitmen kuat untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Organisasi pelajar yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama itu siap menjadi garda terdepan dalam kampanye edukatif dan preventif terhadap bahaya narkoba.
“IPNU Mempawah menyampaikan komitmennya untuk aktif dalam gerakan penyelamatan generasi muda dari narkoba, dan ini tentu sejalan dengan visi kebangsaan yang kita perjuangkan,” ujar Razali, SH, Ketua DPC PKB Kabupaten Mempawah, usai pertemuan.
Selain isu narkoba, IPNU juga menyampaikan rencana strategis untuk memperluas kepengurusan hingga ke sembilan kecamatan di Kabupaten Mempawah. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat struktur organisasi dan memperluas jangkauan kaderisasi pelajar NU.
“Kami sangat mendukung rencana IPNU memperluas jaringan organisasinya. Ini akan memperkuat basis pelajar NU di Mempawah dan menjadi kekuatan positif dalam pembangunan karakter generasi muda,” tambah Razali.
Tak hanya itu, audiensi juga membahas pentingnya kehadiran regulasi yang memperkuat eksistensi pondok pesantren di daerah. IPNU bersama Fraksi PKB berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pondok pesantren sebagai payung hukum sekaligus bentuk pengakuan terhadap kontribusi pesantren dalam pendidikan dan dakwah.
“Perbup tentang pesantren adalah kebutuhan yang mendesak. Kami di Fraksi PKB siap mengawal agar regulasi ini bisa segera terwujud. Pesantren adalah aset bangsa yang harus kita perkuat bersama,” tegas Razali.


