Ban pecah saat melaju, pickup bermuatan 170 dus minyak goreng terbalik di Desa Sungai Batang, Sungai Pinyuh. Tumpahan minyak sempat membuat jalan licin sebelum dibersihkan petugas.
SUI PINYUH – Sebuah mobil pickup jenis Daihatsu Grand Max bernomor polisi KB 8370 CH mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas jalan Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kendaraan yang dikemudikan Adi, warga Tebas tersebut diketahui melaju dari arah Pontianak menuju Singkawang saat peristiwa terjadi. Di tengah perjalanan, mobil tiba-tiba kehilangan kendali setelah ban belakang sebelah kanan pecah.
Akibatnya, pickup yang mengangkut sekitar 170 dus minyak goreng merek KITA tersebut terbalik di badan jalan dengan posisi roda berada di atas.
Adi menuturkan, ban mobil pecah secara tiba-tiba sehingga dirinya berusaha menghindari tabrakan dengan tiang listrik yang berada di pinggir jalan.
“Ban mobil tiba-tiba pecah. Mobil langsung hilang kendali dan hampir menabrak tiang listrik, jadi saya refleks membanting setir ke tengah jalan hingga akhirnya mobil terbalik,” ujarnya.
Benturan tersebut menyebabkan sebagian muatan minyak goreng tumpah ke badan jalan. Tumpahan minyak membuat permukaan jalan menjadi licin dan sempat membahayakan pengendara lain yang melintas di lokasi kejadian.
Petugas Lalu Lintas Polsek Sungai Pinyuh yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan arus lalu lintas. Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran BPA-SP Sungai Pinyuh untuk membersihkan tumpahan minyak di badan jalan.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan guna melakukan penyemprotan pada permukaan jalan agar sisa minyak dapat dibersihkan dan tidak membahayakan pengguna jalan.
Setelah proses pembersihan selesai dilakukan, kondisi jalan kembali aman dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.
Dalam kejadian tersebut, sopir bersama satu orang penumpang dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Sementara itu, kerugian materiil akibat kecelakaan masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.


