Kabut asap akibat karhutla menyelimuti Sungai Pinyuh. Damkar BPA-SP Young Squad, VIVA dan Polsek bagikan masker gratis kepada warga.
MEMPAWAH — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang cukup pekat dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian sejumlah pihak di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga, Damkar BPA-SP Young Squad Unit III bersama Klub Bola Basket VIVA Sungai Pinyuh dan Polsek Sungai Pinyuh turun langsung membagikan masker gratis kepada masyarakat.
Aksi sosial tersebut berlangsung di kawasan Tugu Jam Sungai Pinyuh, Kamis pagi (10/9/2026). Pengguna jalan yang melintas menjadi salah satu sasaran pembagian masker, mengingat mereka harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan kolaborasi antara unsur pemadam kebakaran, komunitas olahraga dan kepolisian dalam memberikan kepedulian langsung kepada masyarakat di tengah dampak karhutla yang masih dirasakan.
Humas Damkar BPA-SP Young Squad, Zimmy Alexander, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif pihaknya setelah melihat kondisi kabut asap yang semakin terasa dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, masker memang bukan solusi untuk mengatasi karhutla, namun penggunaannya dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu masyarakat mengurangi paparan asap ketika beraktivitas di luar rumah.
“Kami melihat kondisi kabut asap beberapa waktu terakhir cukup pekat. Karena itu, kami berinisiatif membagikan masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan, sebagai bentuk kepedulian agar mereka bisa sedikit mengurangi paparan asap akibat karhutla,” ujar Zimmy.
Ia berharap kondisi kabut asap segera berakhir seiring membaiknya cuaca. Hujan, kata dia, sangat diharapkan dapat turun sehingga kualitas udara kembali membaik.
“Mudah-mudahan hujan segera turun dan kondisi udara kembali membaik. Semoga masyarakat juga tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang,” harapnya.
Zimmy mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kesehatan selama kondisi udara masih dipengaruhi kabut asap.
“Terutama bagi warga yang harus melakukan aktivitas di luar ruangan, penggunaan masker dinilai penting sebagai salah satu upaya mengurangi paparan asap,” tuntasnya.


