MEMPAWAH – Menjawab keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur, Bupati Mempawah langsung merespons dengan memastikan perbaikan jalan nasional di lima titik segera dimulai pada pekan depan.

Langkah ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah Kabupaten Mempawah dalam memperjuangkan aspirasi warga, dan memastikan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.

“Aspirasi warga yang disampaikan langsung kepada kami akan segera ditindaklanjuti. Pekan depan, proses perbaikan jalan nasional yang rusak akan dimulai di lima titik,” ujar Bupati Mempawah, Jumat (26/6).

Lima titik yang akan dilakukan perbaikan terbagi menjadi dua kategori. Tiga titik yang masuk tahap lanjutan perbaikan berada di Bakau Besar dekat SPBU, Kelurahan Tengah dekat RSUD dr Rubini, dan Kelurahan Tengah dekat Rumah Tahanan (Rutan).

Sementara dua titik lainnya yang akan mulai diperbaiki adalah Kelurahan Tengah dekat Kantor Imigrasi, dan di Desa Peniti Luar di depan Madrasah Aliyah (MA) Ar-Raudhatul.

Bupati menyebutkan, proses ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor dan komunikasi intensif dengan pihak terkait, termasuk pemerintah pusat yang memiliki kewenangan atas jalan nasional.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam mendengarkan dan merespons cepat kebutuhan masyarakat. Kami akan terus mengawal prosesnya agar berjalan lancar dan sesuai harapan,” tegasnya.

Warga setempat, Dian, menyambut baik langkah cepat tersebut dan berharap pengerjaan jalan berjalan optimal serta tahan lama. Mereka juga mengapresiasi kepedulian Bupati yang langsung turun tangan mengawal persoalan infrastruktur yang berdampak pada mobilitas harian warga.

“Sudah lama kami mendambakan perbaikan di beberapa titik di ruas jalan nasional ini, karena selain membahayakan pengendara, juga berdebu kalau kondisi kering, jadi sangat mengganggu dalam berkendara,” jelasnya.