Gerbang Tani Mempawah segera mendata petani dan nelayan agar program bantuan tepat sasaran, menyuarakan aspirasi ke pusat melalui Anggota DPR RI Daniel Johan.
MEMPAWAH – Ketua Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) Kabupaten Mempawah, Tjia Kim Piau, yang baru dilantik pada 13 September lalu menegaskan komitmennya untuk segera melakukan langkah nyata sesuai dengan program organisasi.
Dalam waktu dekat, pria yang akrab disapa Apiau tersebut mengatakan organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu akan mendata seluruh petani dan nelayan yang ada di Kabupaten Mempawah. Pendataan ini diharapkan menjadi dasar dalam memperjuangkan aspirasi mereka melalui jalur politik, khususnya lewat anggota DPR RI asal Kalimantan Barat, Daniel Johan.
“Gerbang Tani akan menjadi wadah untuk menyuarakan kebutuhan dan keinginan petani serta nelayan. Fasilitasi ini penting agar bantuan maupun program pemerintah bisa benar-benar tepat sasaran,” ujar Apiau.
Selama ini, lanjut Apiau, sejumlah program bantuan sudah digulirkan, baik berupa bibit, peralatan pertanian, hingga pupuk bagi petani. Sementara untuk nelayan, bantuan yang diberikan mencakup alat tangkap hingga kapal melaut. Namun, penerima manfaat difokuskan pada kelompok petani dan nelayan yang memiliki badan hukum resmi, bukan secara sembarangan.
“Petani dan nelayan adalah ujung tombak perekonomian bangsa. Karena itu, mereka sudah seharusnya makmur dan sejahtera melalui dukungan yang terarah dan berkesinambungan,” pungkasnya.


