MEMPAWAH — Suasana Mempawah Mangrove Park di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, pagi tadi berubah semarak. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) resmi melepas program “Energi Muda Kalbar” sekaligus mencanangkan Gerakan Wisata Bersih di kawasan ekowisata tersebut.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kalbar Ismail, Kepala Disporapar Provinsi beserta jajaran, kepala-kepala organisasi perangkat daerah, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan & SDM Raja Fajar Azansyah, Plt Camat Mempawah Hilir, pelajar, mahasiswa, dan undangan lainnya.

Dengan dimulainya program ini, Pemprov Kalbar berharap keterlibatan generasi muda dalam menjaga kebersihan destinasi wisata makin menguat, sekaligus mendorong sektor pariwisata hijau yang berkelanjutan di seluruh Kalimantan Barat.

Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi mengawali sambutannya dengan rasa syukur karena kabupatennya dipilih sebagai lokasi pe­meloporan dua agenda strategis itu.

“Kami bangga Mempawah dipercaya mengawal dimulainya Energi Muda Kalbar dan Gerakan Wisata Bersih,” ujarnya.

Menurut Juli, hutan mangrove tidak hanya berperan sebagai “paru-paru” pesisir, tetapi juga menjadi ruang edukasi, rekreasi, dan kolaborasi lintas generasi.

“Anak muda adalah energi perubahan. Energi itu perlu diarahkan dan difasilitasi. Kita sedang menyiapkan ruang itu bersama,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa gerakan yang baru diluncurkan jangan berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut menjadi program berkesinambungan.

“Energi muda yang bersih, kreatif, dan peduli lingkungan adalah fondasi Kalbar yang tangguh di masa depan, jangan biarkan destinasi kita tercemar sampah. Mari jaga laut, hutan, dan semua potensi wisata yang kita miliki,” kata Juli.