MEMPAWAH – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Putra Wahyudi, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan Kecamatan Jongkat dan Segedong. Melalui kegiatan reses, ia menampung berbagai usulan prioritas yang sebagian besar menyangkut pembangunan dan peningkatan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan dan penerangan lingkungan.

Respon positif pun datang dari masyarakat yang merasa didengar dan diperjuangkan aspirasinya. Mereka berharap kehadiran wakil rakyat benar-benar membawa perubahan nyata bagi daerah.

Menurut Putra Wahyudi, aspirasi warga terkait infrastruktur masih menjadi kebutuhan mendesak di beberapa desa.

“Kami menerima banyak keluhan soal kondisi jalan yang rusak dan minimnya penerangan jalan umum. Ini tentu berdampak pada aktivitas ekonomi dan keselamatan warga, sehingga menjadi fokus utama dalam usulan reses kali ini,” ujarnya.

Beberapa usulan penting yang disampaikan antara lain peningkatan jalan rabat beton di RT.012/RW.003 Desa Peniti Dalam II. Tak hanya sampai disitu, di Desa Peniti Dalam II Putra Wahyudi juga mendapatkan aspirasi dari warga berupa kebutuhan akan alat bantu pertanian.

“Karena sebagian besar masyarakat di sana adalah petani, sehingga kebutuhan akan alat pertanian sangatlah diperlukan,” jelas dia.

Selain itu, Putra Wahyudi juga menyerap aspirasi berupa pembangunan unit box culvert di RT.016/RW.003, di Kecamatan Segedong. Sementara itu, di Kecamatan Jongkat, masyarakat meminta peningkatan jalan Parit Kebayan dan pembangunan Jalan Wakaf Parit Kebayan RT.003/RW.015 Desa Jungkat.

Warga juga berharap adanya penerangan lampu jalan di Parit Wak Dongka RT.001/RW.008 Dusun Kelapa, serta peningkatan Jalan Manunggal X RT.002/RW.005 Dusun Kopi, Kecamatan Jongkat. Tak ketinggalan, usulan lainnya yaitu pembangunan Jalan Gg. A. Wahab RT.004/RW.001 Desa Peniti Dalam dan pembangunan Jalan Raya Sungai Nipah Gg. Kuburan RT.019/RW.004 Desa Sungai Nipah, Kecamatan Segedong.

Seluruh aspirasi tersebut telah dihimpun dan disampaikan kepada pemerintah daerah untuk dipertimbangkan dalam program pembangunan tahun berikutnya.

“Kami akan kawal terus agar usulan ini tidak sekadar dicatat, tapi bisa diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Putra Wahyudi.