Anggota DPRD Mempawah Ahmadi mengapresiasi Gebyar Kreativitas Sekolah (GKS) ke-4 tingkat SMP di Sungai Pinyuh sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan karakter pelajar.

MEMPAWAH – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Ahmadi, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Gebyar Kreativitas Sekolah (GKS) ke-4 tingkat SMP se-Kabupaten Mempawah yang digelar di SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah positif untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta karakter generasi muda di Kabupaten Mempawah.

Ahmadi yang turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut menilai GKS bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan mental, kedisiplinan, dan kepercayaan diri para pelajar.

“Melalui kegiatan seperti ini, siswa dapat menyalurkan bakat dan kemampuan yang dimiliki. Ini sangat penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berkarakter,” ujar Ahmadi, Selasa (9/6).

Gebyar Kreativitas Sekolah (GKS) ke-4 tingkat SMP tahun 2026 diikuti sebanyak 165 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Mempawah dengan mempertandingkan 15 cabang lomba. Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Kreativitas Tanpa Batas dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’.

Ahmadi mengatakan tema yang diangkat sangat relevan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas sejak usia sekolah. Menurutnya, pembiasaan nilai-nilai positif seperti disiplin, gemar belajar, berolahraga, serta aktif bermasyarakat harus terus ditanamkan kepada para pelajar.

“Pendidikan tidak hanya soal nilai di dalam kelas. Karakter, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi juga menjadi bekal penting bagi anak-anak kita untuk menghadapi tantangan di masa depan,” katanya.

Politisi tersebut juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Ia berharap GKS dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan yang memadai.

“Kami di DPRD tentu mendukung program-program pendidikan yang memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang. Kegiatan seperti GKS harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan karena manfaatnya sangat besar bagi pembinaan generasi muda,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ahmadi mengajak para peserta untuk menjadikan ajang GKS sebagai pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan dan memperluas pergaulan dengan siswa dari sekolah lain.

“Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana siswa berani tampil, berkompetisi secara sehat, dan terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Pengalaman seperti inilah yang akan membentuk mental dan karakter mereka,” pungkasnya.