Riduan M Yusuf mendorong PBVSI Mempawah menjadikan turnamen sebagai ajang menjaring dan membina bibit atlet voli potensial secara berkelanjutan.
MEMPAWAH – Ketua PBVSI Kabupaten Mempawah yang juga Wakil Ketua DPRD Mempawah, Riduan M. Yusuf, menegaskan kejuaraan bola voli harus menjadi bagian dari proses mencari dan membina bibit atlet potensial di daerah.
Hal itu disampaikannya setelah Kejuaraan Bola Voli Zona II Kabupaten Mempawah 2026 resmi ditutup Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi di Lapangan Bola Voli Café Pondok Damai, Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Senin (14/9/2026) malam.
Riduan mengatakan, kompetisi tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana mengukur kemampuan sekaligus memantau potensi atlet.
“Turnamen ini bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Yang penting juga bagaimana kita menemukan bibit-bibit atlet potensial untuk kemudian dibina secara berkelanjutan,” ujar Riduan.
Ia mengapresiasi panitia, TNI-Polri, pemerintah daerah, klub peserta dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan hingga berjalan lancar.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar, semakin besar pula kesempatan atlet Mempawah mendapatkan pengalaman bertanding.
“Kita ingin kompetisi bola voli di Mempawah terus berkembang. Dari kompetisi inilah kita berharap muncul atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.
Dalam kejuaraan tersebut, Tim Antam menjadi juara kategori putri dan meraih Piala Bergilir Putri. PPG menempati posisi kedua, Putri Tengah ketiga, dan Blue Squad keempat.
Untuk kategori putra, SKB Sengkubang keluar sebagai juara sekaligus meraih Piala Bergilir Putra. Bhayangkara JKT menjadi runner-up, Rwo Double T peringkat ketiga, dan Peniti Dalam 2 di posisi keempat.
Sementara itu, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi menyatakan Pemkab Mempawah mendukung penguatan pembinaan atlet melalui program latihan yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Mempawah akan mendukung upaya pembinaan ini agar lahir atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Mempawah di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Penutupan turut dihadiri Sekda Mempawah Abdul Malik, jajaran Forkopimda, kepala OPD, perwakilan PT Antam dan BAI, Forkopimcam serta tamu undangan lainnya.


