Bengkayang (Pena Mempawah)– Setelah dilaporkan hilang selama tiga hari, Tanz Asfar (49), warga Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Kabupaten Bengkayang, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi lemas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa korban telah dievakuasi dan kini sudah berada di kediamannya.

“Korban merupakan warga yang hilang sejak tiga hari lalu,” ungkap Junetra dalam keterangan yang diterima, Jumat(8/11/2024).

“Korban ditemukan masih dalam radius pencarian tim SAR gabungan dan dalam kondisi lemas. Saat ini, korban telah dievakuasi dan berada di kediamannya,” lanjutnya.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian menggunakan metode Explore Search and Rescue (ESAR) serta drone thermal. Metode ESAR, yang dirancang untuk menghadapi kondisi darurat di alam bebas, memungkinkan tim untuk lebih efektif mencari korban yang tersesat atau tertimpa musibah.

Sementara itu, drone thermal membantu mendeteksi keberadaan korban dengan memantau suhu tubuh dan visual area pencarian.

Selain di Desa Pak Utan, Junetra juga mengungkapkan bahwa tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian di Desa Pawangi, Kecamatan Capkala, Bengkayang. Di lokasi ini, seorang lansia telah dilaporkan hilang selama empat hari.

“Selain di sini (Kecamatan Toho), tim SAR gabungan juga tengah berupaya menemukan satu korban hilang lainnya di Desa Pawangi, Kecamatan Capkala, Kabupaten Bengkayang. Korban merupakan lansia yang hilang sejak empat hari lalu,” tambah Junetra.

Sebelumnya, Tanz Asfar dilaporkan hilang pada Minggu (3/11) ketika ia berangkat dari rumah menuju rumah keluarga di Kampung Padang. Menurut keterangan warga, korban sempat bertemu dengan salah satu penduduk yang menyapanya, namun ia tidak menjawab dan terus melanjutkan perjalanannya.