MEMPAWAH – Tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap seorang sopir truk trailer di SPBU Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, berhasil diamankan jajaran Polres Mempawah. Penangkapan ini dilakukan setelah insiden penganiayaan yang terjadi akibat kesalahpahaman dalam antrean pengisian BBM jenis solar, beberapa waktu lalu.

Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David, membenarkan bahwa ketiga terduga pelaku telah diamankan dalam waktu kurang dari 48 jam setelah kejadian.

“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban. Hingga saat ini tiga orang telah kami amankan, dan proses penyidikan terus berjalan,” ujar AKBP Jonathan David, Rabu (28/5).

Ketiga pelaku berinisial AF, RD, dan IH. Pelaku AF diamankan di Pontianak pada Rabu (21/5) oleh tim gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polres Mempawah dan Subdit Jatanras Polda Kalbar. Sementara RD memenuhi panggilan kepolisian pada Kamis (22/5), dan IH diserahkan oleh pihak keluarga ke Mapolres Mempawah di hari yang sama dengan didampingi tokoh masyarakat.

Peristiwa pengeroyokan itu sendiri terjadi pada Selasa (20/5). Korban, ZL, warga Desa Teluk Bayur, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah orang setelah mencoba melerai cekcok antar sopir di halaman SPBU. Ia mengalami luka di bagian hidung, patah gigi depan, serta nyeri di kepala, perut, dan punggung.

“Korban hanya berniat bertanya dan melerai, namun justru menjadi korban kekerasan. Kami pastikan proses hukum terhadap para pelaku akan berjalan tegas dan transparan,” tegas AKBP Jonathan David.